Laman

Minggu, 04 Oktober 2009

wisata banjarnegara

Tulisan saya sekarang ini
terinspirasi oleh tulisannya
Pak Erander, xwoman, Mas
Indra dan teman-teman yang
lain yang tidak bisa saya
sebutkan satu per satu. Oleh
karena itulah sekarang saya
ingin mengajak teman-teman
semua berjalan-jalan ke
berbagai tempat wisata yang
ada di kota saya tercinta, saya
yakin rasa banyak teman-
teman yang belum tahu kota
kecil indah saya tsb. Saya lahir
dan dibesarkan di suatu kota
kecil indah di Jawa Tengah
bagian barat daya, kota saya
adalah kabupaten
BANJARNEGARA. Kota saya
termasuk rumpun yang
menggunakan bahasa jawa
ngapak (ya kayak bahasa yang
dipakai Warkop, Parto -Patrio
dll).
Jalan-jalan ke Banjarnegara
yuk….
Ada beberapa jalur untuk
mencapai Banjarnegara
(termasuk jalur alternatif),
tetapi yang utama ada dua
dari arah barat dan arah
timur. Jika dari arah timur
(dari arah Semarang dan
Yogya misalnya) maka kita
akan melewati tengah-tengah
gunung Sindoro-Sumbing.
Daerah tsb sangat asyik
karena kita melewati tengah
perkebunan teh dan bisa
mampir di warung kopi.
Sedangkan jika kita datang
dari arah barat maka kita
akan melewati Purwokerto
atau bisa juga Banyumas.
Lalu ada apa saja di
Banjarnegara?
Banjarnegara sebenarnya
memiliki banyak potensi
wisata, tetapi sayang
sepertinya pemerintah daerah
kurang memberikan perhatian
untuk mengembangkannya.
Tetapi sepertinya sekarang
pemerintah daerah kami
mulai memberikan perhatian
pada sektor pariwisata, oleh
karena itulah saya ingin
berbagi informasi tentang
kota saya tercinta. Semoga
rekan-rekan suatu saat bisa
tertarik dan mengunjungi
Banjarnegara…mau
berinvestasi juga silakan
hehehe…
Kita susuri satu per satu
obyek wisata yang ada di
Banjarnegara yuk…
1. Dataran tinggi Dieng
Mungkin banyak yang mengira
kalau dataran tinggi Dieng tsb
ada di kota Wonosobo.
Anggapan tsb tdk sepenuhnya
salah karena memang
kebetulan dataran tinggi
Dieng memang terbagi
menjadi dua (wilayah
Banjarnegara dan Wonosobo).
Dataran tinggi Dieng
merupakan daerah yang
terletak pada ketinggian
sekitar 2.093 m di atas
permukaan laut dan memiliki
temperatur berkisar 15—20°C
di siang hari dan 10°C di
malam hari. Bahkan, suhu
udara terkadang dapat
mencapai 0°C di pagi hari.
Oleh karena itulah Dataran
tinggi Dieng saya
rekomendasikan terutama
untuk rekan-rekan yang ingin
bulan madu, pokoknya
tempatnya dingin dan asyik
hehehe.
Dataran tinggi Dieng secara
umum memiliki dua potensi
wisata yang berbeda, yaitu
potensi wisata alam dan
wisata sejarah.
Wisata alam yang ada di
Dieng adalah:
* Telaga Balaikumbang,
Telaga Medada, Telaga Siwi
dan Telaga Dringa
Berikut foto Telaga Merdada
*Kawah Sikidang, kawah Sileri
dan kawah Candradimuka
Gambar di
samping adalah gambar
kawah Sileri
* Sumur Jalatunda
Yaitu sumur mati (bekas
kawah yang akhirnya terisi
air) yang memiliki diameter
sekitar 90 meter dan
kedalaman ratusan meter.
Sedangkan wisata Sejarah
berupa candi-candi Hindu yang
diberi nama-nama tokoh
Pandawa dari kisah
Mahabaratha
(Banowati,Puntodewa, Arjuna,
Sembodro, Sri Kandi, Gatot
Kaca, Bima). Sayang sekali
kondisi candi-candi tsb kurang
terawat, terakhir saat saya
main ke Dieng sekitar
pertengahan tahun 2006 saya
lihat masih banyak batu-batu
candi yang berserakan.
Menurut saya pribadi candi
Dieng memiliki keunikan
tersendiri karena berbeda
dengan candi-candi lain yang
terletak di daerah panas,
candi Dieng terletak di daerah
pegunungan yang sangat sejuk
(atau malahan dingin?).
Pemandangan di sekeliling
candi Dieng juga lumayan
bagus, yaitu gunung dan
pertanian (sayur)…apalagi
kalau nyewa dokar untuk
keliling Dieng. Alangkah
asyiknya…coba saja dech…
Di dekat kompleks candi
Dieng terdapat suatu museum,
yaitu museum Purbakala. Jika
rekan-rekan ingin melihat
benda-benda purbakala dan
mendapatkan informasi yang
lebih tentang kompleks candi
Dieng maka silakan memasuki
museum tsb.
2. Taman Rekreasi dan
Margasatwa Serulingmas
Serulingmas merupakan
kebun binatang yang lokasi
relatif di tengah kota
Banjarnegara. Kebun binatang
ini dulu sempat mendapat
predikat sebagai kebun
binatang di Indonesia yang
meiliki koleksi unggas
(khususnya burung) terbanyak
(dari segi jenis lho bukan
kuantitas). Di kebun binatang
ini juga terdapat kolam
renang, pokoknya cocok
sekali untuk rekreasi
keluarga.
3. Waduk Mrica
Sebenarnya waduk Mrica
adalah tempat PLTA yang
digunakan untuk memberikan
pasokan listrik se Jawa Bali.
Nama resmi bendungan ini
adalah Bendungan Jenderal
Soedirman. Di waduk ini kita
bisa menyewa perahu dan
keliling waduk lho.
4. Arung jeram Sungai Serayu
Tempat ini cocok untuk rekan-
rekan yang senang dengan
olah raga dan petualangan
air . Sungai Serayu merupakan
sungai besar yang mengalir di
karesidenan Banyumas (mulai
Banjarnegara, Purbalingga,
Purwokerto). Oh ya, mata air
sungai ini terletak di dataran
tinggi Dieng lho…nama mata
air tsb adalah K*n***l Bima
(maaf saya sensor, tetapi
nama tsb memang benar
adanya).
Sungai Serayu pernah
digunakan untuk lomba arung
jeram tingkat nasional lho…
4. Curug Pitu
Mungkin yang ini relatif
kurang terkenal karena
kebetulan di web site resmi
Banjarnegara tidak
tercantum. Curug Pitu
merupakan air terjun yang
ada di dekat sentra Salak
Pondoh (agak dekat dengan
wilayah Wonosobo). Curug ini
sangat indah dan biasa
digunakan untuk camping. Di
dekat curug Pitu juga ada
curug lain yang bernama
Curug Kemiri, saya dulu
pernah camping di curug ini
bersama sahabat-sahabat
saya. Maaf tidak ada foto
karena saya tidak membawa
fotonya hehehe
5. Wisata hutan Pinus
Kalau yang ini merupakan
wisata lokal hehehe…
maksudnya terletak di desa
saya tepatnya di seberang
Balai Desa Pagedongan. Hutan
Pinus ini merupakan hak milik
Departemen Kehutanan yang
merupakan salah satu
komoditi perkebunan kami,
yaitu Pinus-pinus tsb disadap
getahnya.
Silakan dinikmati gambar
hutan Pinus tsb…
Demikian beberapa informasi
tentang obyek wisata yang
ada di Kabupaten
Banjarnegara, untuk informasi
lebih lengkap silakan dilihat di
web site resmi Kabupaten
Banjarnegara.
sebagai sumber:deking.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar